Selfie Brush, sisir yang menjamin foto selfie lebih mudah dan rambut selalu rapi

berminat untuk pasang iklan diblog kami, klik pesan ini
0 komentar


Jaman sekarang, siapa sih yang engga bawa ponsel tapi khusus untuk wanita, selain ponsel tentunya sisir juga engga pernah lupa dibawa kan? Perkenalkan Selfie Brush, pertama di dunia sebuah sisir yang juga berfungsi untuk foto selfie (foto diri sendiri).
 



Bentuknya memang agak besar tapi kita bisa menyelipkan ponsel (iphone 5/ 5S) ke dalam sisir ini sehingga dengan mudah dan lebih nyaman ketika akan mengambil foto selfie. Kalau rambut anda terlihat berantakan maka Selfie Brush tentunya bisa digunakan untuk merapikan rambut sebelum anda mengambil foto selfie. Selfie Brush juga bisa disebut sebagai pengganti casing iPhone kalian, karena walaupun dimasukkan ke dalam sisir ini, fungsi tombol dan earphone tetap bisa diakses dengan mudah tanpa harus mengeluarkan terlebih dahulu dari sisir ini. Selfie Brush menjamin selain anda lebih mudah mengambil foto, juga menjamin rambut selalu terlihat rapi. :-) Harga Selfie Brush dijual US$ 20 disini.




Sumber berita
Selfie Brush, have your best hair in every selfie
via http://www.otakku.com/2014/09/09/selfie-brush-sisir-yang-menjamin-foto-selfie-lebih-mudah-dan-rambut-selalu-rapi/#sthash.KplNuoKw.dpuf
Read full story

Ini dia mobil pertama hasil dari cetakan printer 3D

berminat untuk pasang iklan diblog kami, klik pesan ini
0 komentar


Lagi-lagi teknologi printer 3D membuat kami selalu kagum, bila sebelumnya berhasil membuat rumah dengan printer 3D, sekarang mobilpun bisa dibuat dengan menggunakan printer 3D. Local Motors Strati 3D Car adalah mobil pertama yang bisa dikendarai yang dibuat dari hasil teknologi printer 3D.
 

 

Strati yang didisain oleh Michele Anoe merupakan hasil dari sebuah lomba untuk menciptakan sebuah mobil dengan printer 3D yang diikuti sekitar 200 peserta dari 30 negara. Mobil Strati ini seluruh bagian yang bukan merupakan bagian mesin dicetak oleh printer 3D sehingga butuh waktu total sekitar 44 jam untuk mencetak semua bagian yang ada dan butuh 1 hari untuk merapikan hasil cetak, 2 hari untuk memasangnya sehingga totalnya butuh waktu 5 hari. Bicara soal mengklaim sebagai yang pertama, sebenarnya di tahun 2010 ada juga membuat yang sama tetapi pada waktu itu hanya bagian panel sedangkan Strati menggunakan printer 3D untuk semua bagian kecuali bagian mesin (mekanik).
 







Sumber berita
World's first 3D printed car created and driven by Local Motors
via http://www.otakku.com/2014/09/18/ini-dia-mobil-pertama-hasil-dari-cetakan-printer-3d/#sthash.IRsu7TM1.dpuf
Read full story

Ini dia sepeda khusus bagi ibu-ibu yang berkebaya

berminat untuk pasang iklan diblog kami, klik pesan ini
0 komentar


Ibu-ibu yang suka pakai kebaya atau adik-adik yang pakai rok sekolah cukup panjang, pasti susah yah naik sepeda dengan pakaian seperti itu? Simak yang satu ini!
Sepeda KOTO LX-20 adalah sepeda khusus yang dibuat untuk mereka yang suka menggunakan pakaian tradisional Jepang Kimono dengan tujuan mengendarai sepeda bisa senyaman ketika anda menggunakan celana.
 

 

Sekilas memang hampir sama dengan sepeda biasa tetapi yang membuatnya berbeda adalah rangka bagian tengah yang biasa cukup tinggi, di KOTO LX-20 ini dibuat serendah mungkin sehingga bagi wanita yang berpakaian seperti kimono, kebaya atau rok panjang dijamin tidak masalah untuk menaiki sepeda ini.
 

 

Bagian tempat duduk (sadel) sepeda juga dibuat melebar dengan tujuan supaya pakaian tidak terlalu dekat dengan rangka sepeda. Di Jepang sana sepeda ini dijual dengan harga 48.000 Yen (sekitar Rp. 5,2 jutaan).
 



From Kyoto: The bicycle you can ride while wearing a kimono
dari http://www.otakku.com/2014/09/19/ini-dia-sepeda-khusus-bagi-ibu-ibu-yang-berkebaya/#sthash.QMljgOpT.dpuf
Read full story

Jenis-jenis Profesi Dan Deskripsi Dibidang IT, Deskripsi Kerja Profesi IT, Standar Profesi di Indonesia Dan Regional

berminat untuk pasang iklan diblog kami, klik pesan ini
2 komentar
Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.

Jenis-jenis profesi di bidang IT beserta deskripsi kerja profesi IT

1. System analyst
System analyst merancang solusi IT baru untuk meningkatkan efisiensi bisnis dan produktifitas. Bekerja secara dekat dengan client, analyst memeriksa model bisnis dan aliran data, mendiskusikan penemuan mereka dengan client, dan merancang solusi IT yang tepat.

2. Software engineer
Software engineer meneliti, merancang, dan men-develop sistem software untuk memenuhi keperluan client. Setelah sistem sudah secara penuh dirancang software engineer lalu diuji, debug, dan memelihara sistem.

3. Application Developer
Application developer menerjemahkan kebutuhan software ke dalam kode pemrograman singkat dan kuat. Kebanyakan akan mengkhususkan pada lingkungan development tertentu seperti computer games atau e-commerce, dan akan memiliki pengetahuan yang dalam pada beberapa bahasa komputer yang bersangkut-paut. Peranannya meliputi menulis spesifikasi dan merancang, membangun, menguji, mengimplementasikan dan terkadang yang membantu aplikasi seperti bahasa komputer dan development tool.

4. Konsultan IT
Konsultan IT bekerja secara partnership dengan client, menganjurkan mereka bagaimana untuk menggunakan teknologi informasi agar memenuhi sasaran bisnis atau menyelesaikan suatu masalah. Konsultan bekerja untuk memperbaiki struktur dan efisiensi dan sistem IT organisasi.

Standar Profesi di Indonesia dan Regional
Berdasarkan perkembangan Teknologi Informasi secara umum, serta kebutuhan di Indonesia serta dalam upaya mempersiapkan diri untuk era perdagangan global. Beberapa usulan dituangkan dalam bab ini. Usulan-usulan tersebut disejajarkan dengan kegiatan SRIG-PS (SEARCC), dan IPKIN selaku perhimpunan masyarakat komputer dan informatika di Indonesia. Juga tak terlepas dari agenda pemerinta melalui Departemen terkait.


Gambar 11. Implementasi Standardisasi Profesi bidang TI di Indonesia

Langkah-langkah yang diusulan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut :
1. Penyusunan kode etik profesional Teknologi Informasi
2. Penyusunan Klasifikasi Pekerjaan (Job) Teknologi Informasi di Indonesia
3. Penerapanan mekanisme sertifikasi untuk profesional TI
4.  Penerapan sistem akreditasi untuk Pusat Pelatihan dalam upaya Pengembangan Profesi
5.  Penerapan mekanisme re-sertifikasi

Promosi Standard Profesi Teknologi Informasi

Beberapa rencana kegiatan SRIG-PS pada masa mendatang dalam upaya memasyarakatkan model standardisasi profesi dalam dunia TI adalah :

1. Distribusi dari manual SRIG-PS di SEARCC"96 di Bangkok.pada bulan Juli 1996
2. Promosi secara ekstensif oleh para anggota dari 1996-1997
3. Presentasi tiap negara yang telah benar-benar mengimplementasikan standard yang berdasarkan model SRIG-PS, pada SEARCC'97 di New Delhi. Ini merupakan penutupan phase 2 dari SRIG-PS.

Rencana strategis dan operasional untuk mempromosikan implementasi dari rekomendasi SRIG-PS di negara-negara anggota SEARCC.


Gambar 12. Promosi model SRIG-PS

Promosi ini memiliki berbagai sasaran, pada tiap sasaran tujuan yang ingin dicapai adalah berbeda-beda.

  1. Pemerintah, untuk memberi saran kepada pemerintah, dan pembuat kebijaksanaan dalam bidang TI dalam usaha pengembangan sumber daya manusia khususnya bidang TI.
  2. Pemberi Kerja, untuk membangkitkan kesadaran di antara para pemberi kerja tetang nilai-nilai dari standard profesional dalam meningkatkan kualitas profesional TI.
  3. Profesional TI, untuk mendorong agar profesional TI, dari negara anggota melihat nilai-nilai snatndar dalam profesi dak karir mereka.
  4. Insitusi dan Penyusun kebijaksanaan Pendidikan, untuk memberi saran pada pembentukan kurikulum agar dapat memenuhi kebutuhan dan standard profesional di regional ini dalam Teknologi Informasi.
  5. Masyarakat Umum, untuk menyadarkan umum bahwa Standard Profesional Regional adalah penting dalam menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas.

Untuk mempromosikan model standardisasi dalam dunia TI ini, SEARCC memiliki berbagai perencanaan kampanye antara lain :
  1. Publikasi dari Standard Profesional Regional diterbitkan di seluruh negara anggota
  2. Presentasi secara formal di tiap negara anggota
  3. Membantu implementasi standard di negara-negara anggota
  4. Memonitor pelaksanaan standard melalui Himpunan/Ikatan nasional
  5. Melakukan evaluasi dan pengujian
  6. Melakukan perbaikan secara terus menerus
  7. Penggunaan INTERNET untuk menyebarkan informasi mengenai standard ini

Untuk mengimplementasi promosi di Phase 2, SRIG-PS memperoleh dana bantuan yang akan digunakan untuk :
  1. Biaya publikasi : disain, percetakan dan distribusi
  2. Presentasi formal di negara anggota
  3. Membantu implementasi standar di negara anggota
  4. Pertemuan untuk mengkonsolidasi, memonitor, dan bertukar pengalaman

Pembentukan Standar Profesi Teknologi Informasi di Indonesia
Dalam memformulasikan standard untuk Indonesia, suatu workshop sebaiknya diselenggarakan oleh IPKIN. Partisipan workshop tersebut adalah orang-orang dari industri, pendidikan, dan pemerintah. Workshop ini diharapkan bisa memformulasikan deskripsi pekerjaan dari klasifikasi pekerjaan yang belum dicakup oleh model SRIG-PS, misalnya operator. Terlebih lagi, workshop tersebut akan menyesuaikan model SRIG-PS dengan kondisi Indonesia dan menghasilkan model standard untuk Indonesia. Klasifikasi pekerjaan dan deskripsi pekerjaan ini harus diperluas dan menjadi standard kompetensi untuk profesioanal dalam Teknologi Informasi.

Persetujuan dan pengakuan dari pemerintah adalah hal penting dalam pengimplementasian standard di Indonesia. Dengan demikian, setelah standard kompetensi diformulasikan, standard tersebut dapat diajukan kepada kepada Pemerintah melalui Menteri Tenaga Kerja. Selain itu standard tersebut juga sebaiknya harus diajukan kepada Menteri Pendidikan dengan tujuan membantu pembentukan kurikulum Pendidikan Teknologi Informasi di Indonesia dan untuk menciptakan pemahaman dalam pengembangan model sertifikasi.

Untuk melengkapi standardisasi, IPKIN sudah perlu menetapkan Kode Etik untuk Profesi Teknologi Informasi. Kode Etik IPKIN akan dikembangkan dengan mengacu pada Kode Etik SEARCC dan menambahkan pertimbangan-pertimbangan yang sesuai dengan kondisi di Indonesia.

Selanjutnya, mekanisme sertifikasi harus dikembangkan untuk mengimplementasikan standard kompetensi ini. Beberapa cara pendekatan dari negara lain harus dipertimbangkan. Dengan demikian, adalah penting untuk mengumpulkan mekanisme standard dari negara-negara lain sebelum mengembangkan mekanisme sertifikasi di Indonesia.

Referensi :

http://www.rey1024.com/2011/05/jenis-jenis-pekerjaan-bidang-it/
http://wahyuprasetyo89.wordpress.com/2011/05/10/standar-profesi-acm-dan-ieee/
http://gozarago.blogspot.com/2012/03/model-pengembangan-standar-profesi.html

Nama   : Rayi Dwiky Putra
NPM    : 15110687
Kelas    : 4KA20
Read full story
 

komentar terakhir

keripiku blog © 2008 - 2009 this design by Rayi Dwiky putra | All Rights Reserved